Program Studi Agribisnis (S1)

Profil Program Studi

Program Studi Agribisnis bernaung di bawah Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, berdiri sejak tanggal 17 Oktober 2014 berdasarkan Surat Keputusan (SK) DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Nomor 558/E/O/2014 yang ditandatangani oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. Pendirian tersebut merujuk pada SK Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No. 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi, yang menyatakan bahwa semua perguruan tinggi bidang pertanian hanya dapat menyelenggarakan atau mengelola dua program studi, yaitu Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi dan Agribisnis. Program Studi menyelenggarakan pendidikan pada bulan Oktober 2015 setelah dikeluarkannya SK Ijin Operasional Nomor 558/E/O/2014 pada tanggal 17 Oktober 2014.

Kurikulum dan Kompetensi Lulusan

Kurikulum yang diterapkan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan penekanan pemahaman pada long life learning competency sebagai suatu prasyarat kompetensi agar mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang luas mengenai pertanian saat masih aktif kuliah maupun setelah lulus nanti. Di samping itu, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim,berpikir kritis, pengembangan diri, mampu memecahkan masalah, pendekatan yang sistematis/holistik, dan berwawasan global (open learning) serta penggunaan teknologi informasi merupakan hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan profil kompetensi lulusan agar mampu berkompetisi. Kurikulum Berbasis Kompetensi ini mengalami penyesuaian pula dengan munculnya Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT).

Kompetensi yang diharapkan dari lulusan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat adalah mampu menjadi :

  1. Praktisi, seperti designer unit agribisnis dan operator dibidang agribisnis (field manager, organizer)
  2. Birokrat dan pembuat kebijakan pertanian
  3. Akademisi, seperti pendidik, peneliti, pengamat, konsultan, assessor, dan evaluator
  4. Fasilitator pengembangan agribisnis, seperti pengurus LSM atau bentuk organisasi lain, koperasi, perbankan, innovator, komunikator, mediator, kooperator, inisiator, creator, dan fasilitator lainnya.
  5. Pengusaha atau business owner, seperti wirausaha agribisnis, marketing atau promotion agent, ekspor impor, pemilik institusi keuangan yang menyediakan jasa permodalan dan sebagainya.
Dosen Program Studi Agribisnis (S1)

Fony Farizal, S.P., M.Si.

S1 Universitas Padjadjaran

S2 Institut Pertanian Bogor.

Ketua Program Studi Agribisnis

Keahlian : Ekonomi Pertanian dan Agribisnis.

Rinto Wiarta, S.Hut., M.Hut

S1 Universitas Tanjungpura

S2 Universitas Tanjungpura

Keahlian : Manajemen dan Ilmu Kehutanan

Alfath Desita Jumiar, S.P., M.Si

S1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

S2 Institut Pertanian Bogor

Keahlian : Agribisnis

Kunjungi Kami di Media Sosial
     
Layanan
Webmail
Repository
Jurnal Online
E-Learning
PMB Online
Rekrutmen
Pranala Luar