UNUKalbar-Kuburaya,13/11/2021- UNUKalbar dan Pondok Pesantren Nurul Amin melakukan MoU kerjasama, Ponpes Nurul Amin Juga menyerahkan Hibah tanah Seluas 5 hektar kepada UNUkalbar. UNUKalbar dan Ponpes Nurul Amin bersepakat untuk mengadakan kerja sama dalam rangka kerja sama institusional dalam perekrutan mahasiswa, pengembangan kompetensi kualitas sumberdaya manusia, bidang penjaminan mutu perguruan tinggi serta membina hubungan kelembagaan. Pimpinan Ponpes Nurul Amin K.H. Nasiruddin, M.Si Menyampaikan atas terlaksananya MoU dengan UNUKalbar “Alhamdulilah bersyukur kepada allah bersholawat Nabi Muhammad SAW. Hari ini saya sangat bahagia UNUKalbar luar biasa dari awal penyambutan sampai penandatanganan MoU dan penyerahan hibah tanah 5 hektar dari ponpes nurul amin, mudah mudahan cita cita unu kedepan bisa terlaksana, berkembang lebih maju sesuai dengan cita cita KH.Hasyim Asy’ari, bahwa Nahdlatul ulama memang harus berdiri tegak tidak terpengaruh oleh siapa pun”


K.H. Nasiruddin, M.Si berharap “saya berkomitmen untuk UNUKalbar mudah mudahan kedepannya bisa lebih baik melalui mahasiswa-mahasiswi yang bergabung oleh Ponpes Nurul Amin yang telah di tanda tangan oleh bapak Rektor UNUKalbar. Kami seluruh pimpinan Pondok Pesantren nurul amin mengucapkan ribuat terimakasih mudah mudahan di ridho’I allah SWT “ ungkapnya.
Yayasan Pondok pesantren Nurul Amin Terletak dijalan Parit Semangat Baru, Desa Kubu Padi, kec. Kuala Mandor B, Kab. Kubu Raya,
Rektor UNUKalbar DR. Rachmad Sahputra, M.Si sangat gembira dapat melakukan MoU kepada Ponpes Nurul Amin dan sangat bersyukur telah mendapat hibah tanah seluas 5 hektar yang nantinya kedepan akan dibangun gedung kampus dan fakultas agar santri di ponpes bisa menjadi sarjana S1 atau kejenjang berikutnya.

Rachmad Sahputra, M.Si menyampaikan “kita bersyukur allahamdulilah kepada allah karna UNUKalbar menapatkan tanah seluas 5 hektar dari pimpinan ponpes Nurul Amin, mudah mudahan nanti menjadi pengembangan untuk UNUkalbar kedepan. Kemungkinan nanti akan ada kampus disana baik fakultas ataupun laboratorium yang akan bertahap” ungkapnya.






